Thursday, November 1, 2018

Sistem algoritma pada medsos

Beberapa hari lalu, kamis 13 sept 2018, saya posting mengenai research Kantar media dan Reuters Institute, tentang perubahan wajah social media.

Perubahan yang paling mendasar salah satunya adalah system komputasi algorithma pada sosmed.

Algorithma pada media social adalah cara menyortir konten untuk users, dengan menyesuaikan kebutuhan pengguna dengan menyajikan informasi yang sesuai.

Contoh sederhana, jika saya adalah seorang penyuka puisi, dan dalam waktu seminggu  saja saya terus menerus membuka tautan mengenai puisi, maka selanjutnya saat kita membuka timeline, iklan2 dari tautan tentang puisi akan terus bermunculan disekitar postingan anda. Juga jgn kaget kalo tiba2 banyak tawaran untuk ngajak kencan dari akun2 vulgar 😅, bisa dipastikan bahwa si pengguna juga sih yang suka buka2 akun mereka 🤣

Eh, kembali ke soal algorithma social media. Setelah hasil researh kemarin. Berikut adalah tatanan algorithma dari masing masing social media yang paling banyak digunakan, jika hendak dimanfaatkan untuk tujuan tertentu.

Social media, jika ingin efektif bisa dimanfaatkan untuk marketing, bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan akan eksistensi (umumnya manusia doyan eksis kan ya?), atau sekedar baca2 pengetahuan, atau bisa juga jadi alat kejahatan, Sudah bukan rahasia bahwa sosial media seperti facebook juga jadi tools para teroris untuk merekrut calon pengantinnya.

Semua ini tergantung kita menyikapinya. Sejatinya?, apasih tujuan anda menggunakan social media ini?, Untuk itu kita bisa lebih detail mempelajari pemanfaatannya; berikut tautan yang mungkin bisa bermanfaat untuk di pelajari;

https://sproutsocial.com/insights/social-media-algorithms/

Sementara itu?, apakah system ini cukup merubah kehidupan kita?!, woiyaaa sudah pasti kita akan terkena dampaknya?, data mengenai hidup kita menjadi tak lagi eksklusif, kalo tak hati hati, bahkan data yang paling ingin anda sembunyikan pun bisa dengan mudah dicari (bisa di stalking)

Jadi walaupun kamu ngga suka, benci dg system algorithma ini, terus cuekin aja, system ini akan terus berkembang dan berubah. Kita hanya akan memiliki 2 pilihan aja;

Menjadi kaum renta yang malas berubah dan akhirnya teronggok sunyi dipojokan atau beradaptasi dengan situasinya?!,

System algorithm dalam social media ini, akan terus bekerja dan berkembang sesuai jamannya.

Algorithms ini memungkinkan kita untuk semakin memperbanyak kawan dan fans juga. Karena Semakin sering orang menyukai, berbagi, dan mengeklik postingan  Kamu, semakin kuat juga jaringan sosial dan korelasi yang akan membuat jarak antara mereka dan kamu bertaut.

Akan tetapi, nasihat dari seorang kawan pengelola salah satu social media yg berada di jakarta juga mengatakan; sosmed ini hanya satu cara saja menjadikannya alat komunikasi dan marketing secara online, kegiatan offline juga masih harus dikerjakan untuk menjadikan konten yg ingin di sebar lebih efektif lagi.

Nah Silahkan dipelajari berikut systemnya. Selamat hari minggu yaa

Cc geng jari santun ; Rendra Almatsier Paramitha Lakshmi
#belajarmedsos
#jarisantun



No comments:

Post a Comment